Tatayur adalah
Apa yang dimaksud dengan tatayur?
APA YANG DIMAKSUD DENGAN TATAYUR?
▫Pengertiannya
Asy-Syaikh Muhammad Ibnu Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata,
التطير هو التشاءم بمرئي أو مسموع أو معلوم. بمرئي مثل لو رأى طيرا فتشاءم لكونه موحشا أو مسموع مثل من هم بأمر فسمع أحدا يقول لآخر: يا خسران أو يا خائب؛ فيتشاءم أو معلوم؛ كالتشاؤم ببعض الأيام أو بعض الشهور أو بعض السنوات فهذه لا ترى ولا تسمع
"Tatayur adalah anggapan sial dengan sesuatu yang dilihat, didengar dan dimaklum.
Contoh dengan sesuatu yang dilihat,
jika dia melihat burung, maka dia menganggap bahwa hal itu mendatangkan sial, karena burung tersebut liar.
Contoh dengan sesuatu yang dilihat,
orang yang bertekad melakukan sesuatu, maka kemudian dia mendengar seseorang berkata kepada orang lain, wahai rugi, wahai gagal! Lalu kemudian dia menganggap ini mendatangkan sial.
Contoh sesuatu yang maklum seperti menganggap sial dengan sebagian hari, bulan dan tahun, yang dimaksud dengan maklum disini adalah yang tidak didengar dan dilihat.
(Al-Qaul Mufiid, hal 337).
▫Pengaruhnya terhadap ketauhidan seseorang.
Asy-Syaikh Muhammad Ibnu Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata,
واعلم أن التطير ينافي التوحيد، ووجه منافاته له من وجهين :
الأول: أن المتطير قطع توكله على الله واعتمد على غير الله.
الثاني: أنه تعلق بأمر لا حقيقة له.، بل هو وهم وتخييل؛ فأي رابطة بين هذا الأمر وبين ما يحصل . وهذا لا شك يخل التوحيد لأن التوحيد عبادة واستعانة، قال تعالى:( إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَ إِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ).
"Ketahuilah bahwa tatayur itu meniadakan tauhid dari dua sisi,
1⃣ Orang yang melakukan Tatayur telah memutus tawakalnya kepada Allah dan bersandar kepada selain Allah.
2⃣ Bahwa dia telah bergantung kepada sesuatu yang tidak ada hakikatnya, bahkan hanya sangkaan lemah dan ilusi belaka, apa kaitannya antara perkara ini dengan sesuatu yang sedang terjadi?! Hal ini tidak diragukan mencacati tauhid, dikarenakan tauhid adalah ibadah dan memohon pertolongan, Allah subhanahu wa ta'ala berfirman, (hanya kepadaMulah kami beribadah dan memohon pertolongan; al-Fatihah:4)
(Ibid, hal 337).
▫Hukumnya.
Asy-Syaikh Muhammad Ibnu Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata,
الطيرة شرك لكن بتفصيل، فإن اعتقد تأثيرها بنفسها فهو شرك أكبر وإن اعتقد أنها سبب فهو شرك أصغر
Tiyarah adalah kesyirikan, namun dengan rincian, jika dia berkeyakinan memberikan pengaruh dengan sendirinya, maka ini syirik akbar (mengeluarkan pelakunya dari islam), dan jika dia berkeyakinan bahwa hal itu hanya sebab maka ini syirik kecil. (Ibid, hal 352).
_*✒ Akhukum fillah Al Faqir ila maghfiroh robbihi Abu Abdirrohman Yahya el lampungiy ghofarohulloh wa waalidahu..*_
_*📚 WhatsApp Majmu'ah Riyadhul Jannah 📚*_
APA YANG DIMAKSUD DENGAN TATAYUR?
▫Pengertiannya
Asy-Syaikh Muhammad Ibnu Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata,
التطير هو التشاءم بمرئي أو مسموع أو معلوم. بمرئي مثل لو رأى طيرا فتشاءم لكونه موحشا أو مسموع مثل من هم بأمر فسمع أحدا يقول لآخر: يا خسران أو يا خائب؛ فيتشاءم أو معلوم؛ كالتشاؤم ببعض الأيام أو بعض الشهور أو بعض السنوات فهذه لا ترى ولا تسمع
"Tatayur adalah anggapan sial dengan sesuatu yang dilihat, didengar dan dimaklum.
Contoh dengan sesuatu yang dilihat,
jika dia melihat burung, maka dia menganggap bahwa hal itu mendatangkan sial, karena burung tersebut liar.
Contoh dengan sesuatu yang dilihat,
orang yang bertekad melakukan sesuatu, maka kemudian dia mendengar seseorang berkata kepada orang lain, wahai rugi, wahai gagal! Lalu kemudian dia menganggap ini mendatangkan sial.
Contoh sesuatu yang maklum seperti menganggap sial dengan sebagian hari, bulan dan tahun, yang dimaksud dengan maklum disini adalah yang tidak didengar dan dilihat.
(Al-Qaul Mufiid, hal 337).
▫Pengaruhnya terhadap ketauhidan seseorang.
Asy-Syaikh Muhammad Ibnu Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata,
واعلم أن التطير ينافي التوحيد، ووجه منافاته له من وجهين :
الأول: أن المتطير قطع توكله على الله واعتمد على غير الله.
الثاني: أنه تعلق بأمر لا حقيقة له.، بل هو وهم وتخييل؛ فأي رابطة بين هذا الأمر وبين ما يحصل . وهذا لا شك يخل التوحيد لأن التوحيد عبادة واستعانة، قال تعالى:( إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَ إِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ).
"Ketahuilah bahwa tatayur itu meniadakan tauhid dari dua sisi,
1⃣ Orang yang melakukan Tatayur telah memutus tawakalnya kepada Allah dan bersandar kepada selain Allah.
2⃣ Bahwa dia telah bergantung kepada sesuatu yang tidak ada hakikatnya, bahkan hanya sangkaan lemah dan ilusi belaka, apa kaitannya antara perkara ini dengan sesuatu yang sedang terjadi?! Hal ini tidak diragukan mencacati tauhid, dikarenakan tauhid adalah ibadah dan memohon pertolongan, Allah subhanahu wa ta'ala berfirman, (hanya kepadaMulah kami beribadah dan memohon pertolongan; al-Fatihah:4)
(Ibid, hal 337).
▫Hukumnya.
Asy-Syaikh Muhammad Ibnu Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata,
الطيرة شرك لكن بتفصيل، فإن اعتقد تأثيرها بنفسها فهو شرك أكبر وإن اعتقد أنها سبب فهو شرك أصغر
Tiyarah adalah kesyirikan, namun dengan rincian, jika dia berkeyakinan memberikan pengaruh dengan sendirinya, maka ini syirik akbar (mengeluarkan pelakunya dari islam), dan jika dia berkeyakinan bahwa hal itu hanya sebab maka ini syirik kecil. (Ibid, hal 352).
_*✒ Akhukum fillah Al Faqir ila maghfiroh robbihi Abu Abdirrohman Yahya el lampungiy ghofarohulloh wa waalidahu..*_
_*📚 WhatsApp Majmu'ah Riyadhul Jannah 📚*_

Komentar
Posting Komentar
Terima kasih atas kunjungan Anda