Aku Percaya Kepada Mu
Aku percaya kepada-Mu
Aku percaya kepada-Mu karenanya aku berdoa mohon pertolongan-Mu ya Allah. Ini doa mohon pertolongan Allah :
اللهم مدبرالامر بين السماء والارض دبرامري فاني لااحسن التدبير
Artinya :
'Wahai Dzat yang maha mengurusi segala urusan di bumi dan langit, uruslah urusanku, karena sesungguhnya aku tidak mampu mengurusinya.'
Seperti fraghmen singkat ini, yang kita beri judul
"Aku percaya Kepada-Mu"
Tersebutlah sepasang suami istri. Keduanya sangat saling mencintai. Meskipun sifat keduanya sangat bertolak belakang. Sang suami berjiwa sangat tenang walau dalam keadaan yang sangat sulit sekalipun.
Sedang sang isteri sangat temperamental, senang meluapkan emosi meski hanya sebab-sebab yang remeh. Hingga pada suatu hari mereka berdua melakukan perjalanan laut dengan sebuah kapal.
Beberapa hari mereka berada di atas samudra. Dalam perjalanan itu, tiba-tiba terjadilah angin topan, kapal pun oleng digoncangkan oleh ombak yang menggulung-gulung.
Sang istri yang bersifat temperamental pun tidak mampu lagi menahan dirinya. Dia berteriak-teriak tanpa tahu apa yang mesti dilakukannya alias bingung dan ketakutan.
Dia segera menemui suaminya dengan harapan akan menemukan solusi bagaimana menyelamatkan diri dari kematian yang sedang mengintai.
Bagaimana dengan penumpang lainnya?
Seluruh penumpang kapal tidak berbeda kondisinya dari sang istri.
Tapi sang istri terkejut bukan main. Ia menemukan suaminya duduk dengan tenangnya seperti kebiasaannya dan seolah tidak sedang terjadi apa-apa.
Sang istri bertambah marah sekaligus menuduh suaminya tidak punya perasaan dan kepedulian. Sang suami memandang istrinya.
Dan dengan wajah kering dan pandangan marah suami menghunuskan pisau ke dada istrinya.
Lalu bertanya dengan suara tegas dan serius. “
Apakah kamu tidak takut dengan pisau ini?”
Dengan penuh keheranan sang istri menjawab :
“Tentu saja tidak.”
Suami bertanya lagi : “Mengapa!?”
Istri menjawab : ” Karena aku percaya kepadamu, pisau itu dipegang oleh orang yang ku percayai dan aku cintai “.
Seketika sang suami tersenyum dan berkata pada istrinya : “Begitu juga aku. Ombak-ombak yang sedang mengamuk ini berada di tangan Dzat yang aku percayai dan yang ku cintai. Jadi kenapa aku harus takut? Bukankah Dia berkuasa atas segalanya?”
Sahabatku sayang yang semoga dirahmati Allah.
Maka jika ombak kehidupan menyerangmu. Bahkan badai kehidupan datang silih berganti. Angin kencang dunia menjatuhkanmu.
Janganlah takut.
Janganlah khawatir.
Karena semua yang ada di dunia ini berada dalam genggaman tangan-Nya.
Dan mengetahui dirimu melebihi pengetahuanmu tentang dirimu sendiri.
Dia mengetahui segala yang terbuka dan tersembunyi.
Jika kamu mencintai dan percaya kepada Nya Maka tidak perlu takut dan khawatir.
Karena dia tidak akan mendzalimi hamba-hamba-Nya.
Mari kita bersibuk diri dengan memupuk cinta dan kepercayaan kepada-Nya. Mari kita terus berjuang untuk selalu berada di jalan-Nya, jalan yang lurus meraih kasih sayang-Nya.
Sehingga segala gelombang dan angin topan yang datang dalam kehidupan kita tidak akan membuat kita khawatir apalagi ketakutan.
Karena yang perlu kita lakukan hanya bersujud pada-Nya dan berdo'a, karena aku percaya kepada-Mu :
اللهم مدبرالامر بين السماء والارض دبرامري فاني لااحسن التدبير
Artinya :
'Wahai Dzat yang maha mengurusi segala urusan di bumi dan langit, uruslah urusanku, karena sesungguhnya aku tidak mampu mengurusinya.'
والله أعلم بالصواب
Aku percaya kepada-Mu karenanya aku berdoa mohon pertolongan-Mu ya Allah. Ini doa mohon pertolongan Allah :
اللهم مدبرالامر بين السماء والارض دبرامري فاني لااحسن التدبير
Artinya :
'Wahai Dzat yang maha mengurusi segala urusan di bumi dan langit, uruslah urusanku, karena sesungguhnya aku tidak mampu mengurusinya.'
Seperti fraghmen singkat ini, yang kita beri judul
"Aku percaya Kepada-Mu"
Tersebutlah sepasang suami istri. Keduanya sangat saling mencintai. Meskipun sifat keduanya sangat bertolak belakang. Sang suami berjiwa sangat tenang walau dalam keadaan yang sangat sulit sekalipun.
Sedang sang isteri sangat temperamental, senang meluapkan emosi meski hanya sebab-sebab yang remeh. Hingga pada suatu hari mereka berdua melakukan perjalanan laut dengan sebuah kapal.
Beberapa hari mereka berada di atas samudra. Dalam perjalanan itu, tiba-tiba terjadilah angin topan, kapal pun oleng digoncangkan oleh ombak yang menggulung-gulung.
Sang istri yang bersifat temperamental pun tidak mampu lagi menahan dirinya. Dia berteriak-teriak tanpa tahu apa yang mesti dilakukannya alias bingung dan ketakutan.
Dia segera menemui suaminya dengan harapan akan menemukan solusi bagaimana menyelamatkan diri dari kematian yang sedang mengintai.
Bagaimana dengan penumpang lainnya?
Seluruh penumpang kapal tidak berbeda kondisinya dari sang istri.
Tapi sang istri terkejut bukan main. Ia menemukan suaminya duduk dengan tenangnya seperti kebiasaannya dan seolah tidak sedang terjadi apa-apa.
Sang istri bertambah marah sekaligus menuduh suaminya tidak punya perasaan dan kepedulian. Sang suami memandang istrinya.
Dan dengan wajah kering dan pandangan marah suami menghunuskan pisau ke dada istrinya.
Lalu bertanya dengan suara tegas dan serius. “
Apakah kamu tidak takut dengan pisau ini?”
Dengan penuh keheranan sang istri menjawab :
“Tentu saja tidak.”
Suami bertanya lagi : “Mengapa!?”
Istri menjawab : ” Karena aku percaya kepadamu, pisau itu dipegang oleh orang yang ku percayai dan aku cintai “.
Seketika sang suami tersenyum dan berkata pada istrinya : “Begitu juga aku. Ombak-ombak yang sedang mengamuk ini berada di tangan Dzat yang aku percayai dan yang ku cintai. Jadi kenapa aku harus takut? Bukankah Dia berkuasa atas segalanya?”
Sahabatku sayang yang semoga dirahmati Allah.
Maka jika ombak kehidupan menyerangmu. Bahkan badai kehidupan datang silih berganti. Angin kencang dunia menjatuhkanmu.
Janganlah takut.
Janganlah khawatir.
Karena semua yang ada di dunia ini berada dalam genggaman tangan-Nya.
Dan mengetahui dirimu melebihi pengetahuanmu tentang dirimu sendiri.
Dia mengetahui segala yang terbuka dan tersembunyi.
Jika kamu mencintai dan percaya kepada Nya Maka tidak perlu takut dan khawatir.
Karena dia tidak akan mendzalimi hamba-hamba-Nya.
Mari kita bersibuk diri dengan memupuk cinta dan kepercayaan kepada-Nya. Mari kita terus berjuang untuk selalu berada di jalan-Nya, jalan yang lurus meraih kasih sayang-Nya.
Sehingga segala gelombang dan angin topan yang datang dalam kehidupan kita tidak akan membuat kita khawatir apalagi ketakutan.
Karena yang perlu kita lakukan hanya bersujud pada-Nya dan berdo'a, karena aku percaya kepada-Mu :
اللهم مدبرالامر بين السماء والارض دبرامري فاني لااحسن التدبير
Artinya :
'Wahai Dzat yang maha mengurusi segala urusan di bumi dan langit, uruslah urusanku, karena sesungguhnya aku tidak mampu mengurusinya.'
والله أعلم بالصواب

Komentar
Posting Komentar
Terima kasih atas kunjungan Anda